Thursday, September 27, 2012

Luka Itu Kau Tikam Lagi


1348758538931870374

Tuhan.... dosakah tatkala aku ingin teriakkan AKU MUAK!!!

Keadilan??? dimana keadilan itu dipasung??

Bungkam?? haruskah aku bungkam dengan semua didih kemarahan dalam dada???

Meledak!! dada ini meledak dalam kemarahan yang bertubi-tubi!

AKU MUAK!! AKU MUAK TUHAN !!!

Sujudku seakan tak KAU perhitungkan....

Jika ini gumparan kutuk???

Kutuk mana lagi yang harus ku telan???

Bukankah puluhan malamku sudah basah dengan sujud penyesalan??

Bukankah puluhan malamku sudah penuh dengan air mata keluh???

Lalu apa lagi yang KAU tuntut???

Sunday, September 16, 2012

Segenggam Ego dalam Lingkar Perak (yang tak ku kenal)


13477623691333298920

Diujung pagi dirimu hadir..

Dengan setangkup Rindu

Segenggam pinta dalam cawan maaf..

Bersimpuh diujung hati..

Dengan deretan kata sesal..

Luka-luka terbelah, darah tercecer

Tunduk dalam kata Pasrah..

"Maafkan aku sayang.. Ijinkan kupeluk hatimu sekali lagi"

♥♥♥♥♥♥♥

Monday, September 3, 2012

Mas Hans, Ini Harimu Mas...



Mas Hans dari kemarin jingga tau, saat ini hari istimewa untukmu...
Hari ini milikmu... sudah jingga pikirkan apa yang akan jingga tulis untukmu...
jingga tau.. barisan-barisan aksara yg tersusun akan menjadi hadiah yg cukup membuatmu trenyuh...

tapi apa yang akan jingga tulis untukmu mas??
tentang Sayang???
Bahwa jingga sayang mas Hans???
Dirimu sudah terlalu tau itu!

Apa?? tentang kagum jingga pada sosokmu??
sosok kakak yg tak pernah bosan siapkan mata membaca setiap aksara-aksara keluhku
seorang kakak dari gurun
yg tetap dengan sayang tuturkan...
"Jingga, Hans lagi di cafe, nonton bola dengan teman-teman, tapi jika jingga perlu bicara sms saja, Hans bawa laptopnya"
Mas tau trenyuhnya jingga saat itu.... bola itu duniamu....
tapi tetap bahumu ada untukku....

Saturday, August 4, 2012

[ECR #5] Tuhan, Haruskah Hamba berbagi Suami?? 2

134407906680035738




“Jingga… abang jenuh dengan pernikahan kita!! Mengertilah….”



“Apa yang abang tidak suka dari diri jingga?? Katakan Bang… jingga akan mencoba berubah, tapi jangan minta jingga berbagi abang dengan perempuan lain… Abang jenuh dengan malam kita yang akhir-akhir ini agak datar??? Bang… tahanlah sebentar… 2 bulan lagi anak kita lahir.. kalau perut ini sudah tidak sebesar ini jingga pasti sanggup seperti dulu lagi….”



“Jingga sayang… bukan hanya masalah itu! Mengertilah… abang sendiri tidak tahu mengapa abang begini… rasa ini terlalu mendesak hati abang…. Jangan menangis begitu… abang jadi sedih.. kasihan anak kita kalau jingga terus menangis…”



"Bang, Jingga menyesal janin ini ada di perut jingga!! Jingga gak mau baang... jingga ga mau.... buang saja dia Bang!! baru abang menikah lagi!!"



Plaaaak!! Tamparan bang Ibay tidak dapat aku hindari lagi...



"Sadaar jingga! itu anak kita! bagaimana mungkin kau berpikir matikan darah dagingmu sendiri!! "



"Baru kali ini abang sekasar ini ke Jingga... baru kali ini abang tega pukul jingga.. hanya karena kembang kan??? hanya karena dia kan??? Baiklah... silahkan saja abang nikmati janda centil itu! tapi jangan pernah sentuh jingga lagi!! Puas??? Puas Bang???" aku tidak lagi sanggup berdiri terlalu lama dihadapan lelaki itu. Tanpa berpikir dua kali, aku tinggalkan rumah suamiku, sementara dia hanya bisa mematung tanpa beranjak dari tempatnya berdiri sedikitpun. Mulutnya terkunci tak ada satu katapun yang terucap.



langkahku tak bisa berhenti.... Kak Asih! mungkin kak Asih yang masih bisa membuatku tenang. Tak peduli dengan besarnya perutku yang sudah tujuh setengah bulan menjadi tempat nyaman benih suamiku, aku lari semampu dan sekuatku, bukan karena aku takut gelap! hanya perih di dada ini sudah tak sanggup aku tahan sendiri.

Tuesday, July 31, 2012

Tuhan, Haruskah Hamba Berbagi Suami??


13437362611375978359

Perempuan gaun hitam...

Air muka tak lembut sedikit garang..

Aaah... angkuhmu boleh kugapai..

Bersama genit bintang malam

Dan sepinya si bulan pucat...

Perempuan liar!!

Akan kulumat sampai luruh seluruh gaunmu....

kau meliuk buas bak penari salsa yang hanyut oleh tegukan Martini...

geliatmu liar bagai bara panas luluhkan geloraku....

kuda betina binal!!

Kau bawaku lari ke ranah Nikmat....

Hentakmu keras... ceracaumu penuhi setiap rongga dengarku...

Aku mabuk dalam sengatan liarmu...

Aaaahhhh… Imaji terliar tentangmu sisakan rasa yang tertunda,

Antara siksa dan rindu desahmu…

Sunday, July 15, 2012

Pemulung Hati

13423597211272020940






Ijinkan aku berkisah tentang hati,

ijinkan aku berkisah tentang batu besar yang akhir-akhir ini membuatku sulit bernapas.

Aku sedang jatuh cinta. Ya.. ya… rasa yang umum dimiliki setiap manusia.

Tak ada yang istimewa dengan rasa itu.

Siapa yang tidak pernah merasakan itu? Semua pasti pernah bahkan bisa jadi sering berada di titik yang sedang aku nikmati.

Kata pujangga, cinta itu anugrah… Kata Pujangga, cinta itu indah…..

Bolehkah aku berkisah tentang cinta yang “mungkin” tak indah??

Aku perempuan “pemulung” cinta….

Aku hanya menanti remah-remah yang tercecer dari sebuah hati yang utuh!

Memandang kelebat harinya melewati hariku satu-satu adalah Nikmat yang tak terbayar…

Apakah aku pernah menyentuhnya dengan kedua tanganku??

TIDAK!! Aku tak pernah sentuh senyumnya…

Aku hanya memandangnya dari jauh…

Sentuh senyumnya hanya dalam bayang…

Rasanya sudah sangat tak asing dengan garis-garis di wajahnya….

Apakah karena jariku pernah menyentuhnya??

Tidak!!

Aku hanya memandangnya dari jauh…

Menghitungnya dengan hatiku….

Satu… satu… ku hitung setiap siluet kemanjaan yang berusaha dia tutup...

Aku hanya tersenyum dari jauh. "kamu lucu" entah selalu kata itu yg bermain diotakku…

Aku… aku hanya mampu mengaguminya dalam tiap titik anganku…

Apakah aku Bahagia dengan tiap nikmat Cinta seperti ini??

Wednesday, July 11, 2012

Sebuah Kisah Lusuh....






Aku hanya menuliskan sebuah kisah lusuh!
Tentang cerita hati...
ya.. ya... kisah hati yg biasa saja....
Bagi pelantun kidung cinta.....
Hati dalam ribuan gelombang rasa
Gemericik damai mainkan tabuhannya sejuk...
Suara-suara tawa beresonansi dalam bilik-bilik jiwa... aah... indah...
Nada-nada kecewa serta luka tak malu-malu menari diantara lantunan kidung sang CInta...

Aku hanya menuliskan sebuah kisah Lusuh…..
Cerita hati yang sangat biasa!
Rasa yang terlarang untuk dipamah...
Gumuli remah-remah rindu balutan manisnya dusta...

Wednesday, June 20, 2012

Nikmatnya Seks Dunia Maya... Mau???

1340196854425514326


"Hahahahaha... Nikah?? yang benar aja! buatku nikah itu ga penting! yang penting sekarang jadi perempuan itu jangan lembek! jangan jadi perempuan pemalas! dengar yaaaaah.... Perempuan yang ingin cepat menikah itu karena mereka tidak yakin apakah diri mereka sanggup hidup sendiri secara financial! kalau secara financial cukup!! aaah... makin sedikit yang berniat menikah! menikah itu hanya mengikat kaki dan tangan kita Jeany!"
"Maksudmu mengikat?? aku sering berpikir demikian juga say... tapi.. bagaimana hari tuaku nanti?? sekarang aku masih segar dan cantik. begitu mudah buatku mendapatkan apa yang aku mau. tapi nanti??? saat keriput sudah menjadi hiasan tubuhku, aku takut... aku takut Dina.. saat itu aku akan menjadi perempuan yang kesepian!"
"Dudul!! Kesepian???? yang kau pikirkan kebutuhan biologismu??? kebutuhan dibelai dan di peluk seorang laki-laki??"

Monday, June 11, 2012

Soneta lelaki Pagi




Aku ingin kau mainkan musik malammu dengan irama desah dan rintihan, ijinkan aku memelukmu erat lekat dengan tubuhku, ijinkan kunikmati desahmu dalam dekapku. Kau tak pernah tahu... aku perempuan yang rindukan setiap pagutan dan ciumanmu, aku menikmati ragamu dalam ruang imajiku. Desahmu selalu rajai hayalku. merajamku dengan ribuan peluk dan kecup, hingga saatnya dalam dekapku.. kau berteriak pada langit-langit kamar, begitu kuat.. begitu liar... begitu dalam.... sekali lagi kukatakan hanya dalam dekapku! Karena ragamu ranah pribadiku dalam ruang imajiku!
Aaahhh... kau hanya wujud hayal yang aku bangun dari desakan sepi! Aku muak dengan seribu tawa yang dunia tawarkan! semua kosong! tak ada hangat disana! tahukah kau sayang... malamku hanya malam yang menunggu, menunggu jam gauli waktu.. hingga diujung pagi kau sapa jiwaku. Saat itu.. ku mainkan ruang imajiku...

Thursday, June 7, 2012

[PM-FF] Maak, Bapak Kapan Pulang?

1339064893818401484




“Mak… Bapak kapan pulang? Agus besok sudah kelas empat. Agus pakai seragam baru yang emak beli kemarin, agus pasti ganteng lhoo mak! Bapak harus lihat agus…”

Celoteh agus sementara Ayu sibuk mencoba gincu merah jambu yang baru dia beli kemarin.

“Maak.. banyak yang tanya, Agus anak siapa? Agus mulai merengek…

“Anak ganteng, Bapakmu pasti pulang, Bapakmu masih kerja di DESA RANGKAT…”

“Agus mirip gak dengan Bapak mak??”

Tuesday, June 5, 2012

[PM-FF] Tarian Desah Sialan!

13388507392000323124

Maafkan aku… aku sahabat yang berbagi desah dengan suamimu…

Jingga, kau perempuan Desa Rangkat dengan mata yang selalu bercerita tentang gairah, perempuan seribu desah! sungguh! aku ingin rasakan gairah yang kau punya.

Jangan salahkan suamimu, sesungguhnya aku menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, aku mainkan tarian gelinjangku dihadapannya, kejatuhannya kunciku untuk paksakan puluhan malam liar lainnya.

Ibay mencintaimu, dia putuskan untuk memilihmu.

Anda Gandrung Drakor? Orang Korea Itu Jatuh Cinta pada Negeriku!

  Hai pembaca, jumpa lagi dengan Nyai Sampur. Saat ini saya sedang tidak ingin bercerita hal mistis. Kita berbincang santai sambil ngopi, yu...