Untuk Si Pecinta Hujan

sayang... maaf harus kukatakan..tidak semua orang mencintamu. Bahkan mungkin mutiara hatimu membentuk lubang luka dihidupmu.. inipun bukan akhir segalanya! Masih banyak hati yg menanti cintamu

JALANG

Cinta tak bisa hanya menjadi sebuah sumpah yang tertulis dengan titik-titik darah tanpa tindak nyata, saat tuturmu janjikan cinta maka bergeraklah, sebelum bekumu mengubah semuanya menjadi titik-titik hambar, cikal bakal sebuah bara besar yang akan menghancurkanmu atau orang yang kau cintai.

Karena Cinta Tak Butuh Alasan Bang...

Kau memang bukan cinta pertamaku,Tapi maaf, aku bukan perempuan pemuja cinta pertama, tapi aku mencari cinta sejatiku. Dan itu kamu...

Catatan Harian Seorang Perempuan Simpanan

Aku Perempuan yang kau simpan diujung hatimu, dengan lentera kecil yang hampir padam,nadi sayang yang makin melemah tanpa kau ijinkan mendengar keluhmu atau berbagi bahagiamu...

Papi-Mommy Ijinkan aku Masturbasi Malam Ini

Lala... pemuda romantis dengan sejuta sajak cinta. Aku sering mabuk dengan semua romantismenya. Mendadak aku merasa cukup dewasa untuk mencicipi aroma kama sutra. Bau tubuhnya... gerakan badannya.... Kerling matanya bahkan suaranya membiusku ke alam lain...

Thursday, November 29, 2012

Neraca Kasih yang terkoyak



Jika bintang itu bukan pelukan bunda..
Jika laut itu bukan gemuruhnya cinta ayah...
Kalian ada dimana???

Tetes air susu dari putingmu..
Manaaa bunda?? Bukankah itu hakku??

Boneka plastik dg baju batik..
Dimana itu ayah?? 
Bukankah hak ku dapatkan sedikit dari keringatmu??

Semua bukan kalian! Semua bukan kalian! 

Berhenti teriakkan  aku terkurung dalam ruang sendiriku
Hentikan ceracaumu molekku tak mampu rengkuh cinta Adam
kau tak pernah tau, malamku berselubung puluhan desah maskulin!

Cukup!!

Pangeran Kuda Putih dan Aku dalam aksara


Kau imajinasi yang kubentuk sempurna..
Ya.. Ya.. Kubentuk seperti kepingan puzzle
Kakimu gagah tegap dan kuat
Langkahmu sempurna..
Dengan 2 mata elang
Dan pelana emas

Kau lari diantara belantara cerita hidup penuh warna
Hanya kau sepi!
 Kau sepi dalam gagahmu
Menangis dalam tegarmu
Tersenyum kecut dalam romantisme senja

Saturday, November 24, 2012

Bang, Jingga Cinta Abang [Pilkades Rangkat]

1353719912187232378

Aku tidak sedang bercerita tentang “Episode Cinta Rangkat”, aku sedang berkisah tentang jejak hatimu, tentang kisah cinta kita yang sesungguhnya, aku bisa bercerita seribu desah, tentang ciumanmu, tentang pelukan membabi buta yang sering kita lewati, tentang tanganku yang tak ingin diam saat disampingmu, tentang bening matamu yang selalu liar memandang setiap lekuk tubuhku, tentang candamu yang selalu binal menggoda, aku bisa berkisah panjang tentang semua itu bang! Aku tak perlu takut dengan norma yang membelungguku, aku tak perlu gentar dengan teriakan zinah yang memekakkan telinga, sampai terbakar hasrat pembaca, sampai mendidih cemburu mereka yang miliki hati diam-diam padaku atau sampai membucah cemburu pemilik hatimu yang sesungguhnya! Aaaahhh…. Aku tak takut! Aku berulang kali lakukan ini, tarian-tarian yang jauh dari kata santun, aku bisa tarikan sejauh yang aku inginkan! Mengapa??? Karena semua hanya permainan jariku pada hayalan-hayalan maya, yang aku bangun dari satu Episode Cinta Rangkat ke Episode Cinta Rangkat yang lain, tak ada zinah di Episode Maya yang kita bangun, kau lelakiku, kau suamiku, kau ikat aku dalam ijab suci. Aku pemilik ragamu yang sah, aku pemguasa desahmu yang sesungguhnya, napaskupun hanya milikmu.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More