Wednesday, July 27, 2011

Terakhir Bersama Desahmu


Aku ingin kau mainkan musik malammu
Dalam tarian liar dengan irama desah dan rintihan
Aku ingin kau mendekat
Gapai aku dengan lenganmu
Ijinkan aku memelukmu erat , lekat ke tubuhku
Biarkan kunikmati desahmu dalam dekapku
Gelinjangmu terbungkus dalam pacuan siksa haus akan basah nikmatku

Kau tau, aku tak pernah membiarkanmu lepas dari belitan hariku
Kau tau, aku selalu bermimpi kau menciumku hangat
Sampai kita bersama meleleh dalam api liar cinta
Dalam pagutan malam
Berlomba dalam desah basah mencapai titik gerak terliar

Aku ingin kau berteriak kepada langit-langit kamar
Begitu kuat, begitu dalam, begitu liar dalam pelukku
Aku ingin tubuhmu adalah ranah pribadiku!
Tak seorangpun berhak balurkan nikmat rasa ke tubuhmu
Karena kaulah ranahku!
=====================
Saat rasaku tahu asaku hanya angin malam yang sebentar harus ku lepas
Imajinasi Bodoh!
menggiringku terbakar dalam kata Mustahil!
Biarlah! biarlah ku nikmati sisa-sisa imajiku tentangmu
sebelum kau hanguskan aku
kering dan mati dalam kata Mustahil
==========================



No comments:

Post a Comment

Anda Gandrung Drakor? Orang Korea Itu Jatuh Cinta pada Negeriku!

  Hai pembaca, jumpa lagi dengan Nyai Sampur. Saat ini saya sedang tidak ingin bercerita hal mistis. Kita berbincang santai sambil ngopi, yu...